Hubungi:navigo_pendekar_
7samudera@yahoo.co.id
S M S
Hari ini Aku lagi suntuk.Nggak banyak yang bisa aku kerjakan selain mondar-mandir antara kamar tidur dan ruang makan.Di kamar kadang aku main PS.Atau dengar lagu kesayanganku.Tapi dasar lagi nggak mood,jadinya kalah terus.Oh iya,aku kalau main ps paling sering aku main bola,dengan klub kesayanganku Barcelona.Tapi kalah dan kalah lagi.Inter Milan dan AC Milan sering bikin klub kesayanganku babak belur.Nggak tanggung-tanggung sampai kalah total 10-0.
Bosen main ps aku ke ruang makan.Nggak ada orang-orang lagi.Semua pada jalan.Sejak kapal kami sandar di pelabuhan Shimizu,aku jarang keluar.Sampai hari ini,sudah dua minggu sandar,cuma dua kali aku keluar pelabuhan. Itupun cuman sekedar nelpon.Selain itu nggak ada lagi kegiatan selain kegiatan rutin setiap nyampe di pelabuhan, yaitu maintenance mesin-mesin yang ada di ruang mesin.
Nggak lama berselang,muncul Bob di pintu.Sambil nyengir dia dekati aku,"Bang,ada sms masuk di ponselku.Tapi aku nggak tau dari siapa",lapornya.
Aku cuek aja.Dia duduk di sampingku sambil memperlihatkan sms yang barusan di terimanya.
"Dari siapa?" Tiba-tiba Joni muncul dari belakang tanpa kami sadari.
"Coba liat",katanya lagi sambil memperhatikan nomer yang tertera di layar ponsel Bob.
"Aku tau ini nomer.Pasti temannya Wati",cerocosnya dengan tampang meyakinkan.
"Wati siapa?",tanyaku mulai tertarik.
"Itu lho Bang,teman sekolahku yang fotonya ada di kamarku",jawabnya.
Oh iya,Bob dan Jony panggil `Abang` ke aku karena mereka berdua adalah yuniorku di sekolah pelayaran Barombong.
"Sekarang Wati kuliah di Malang.Tepatnya dimana aku nggak tau.Tapi cewek ini pernah koq sms aku beberapa kali.Kalo nggak salah namanya Icha",terangnya tanpa kuminta.
Aku semakin tertarik aja.
"Biar aku yang balas,Bob.Coba liat nomernya!"
Aku save nomernya di ponselku,lalu aku ke kamar.Biar agak tenang nggak ada yang ganggu.Maklum kalo soal cewek,aku paling jago ngegombal lewat sms.Beda kalau bertemu langsung.Aku selalu grogi dan nggak bisa ngomong apa-apa.
"Halo Icha,boleh nggak kenalan?Maaf ya,aq penasaran lho.Nama km sll disebut2 Joni ama Bob di sini.Aq jd penasaran pingin kenalan"
Itu sms pertama yang aku kirim dengan harap-harap semoga di balas.
Aku ambil buku `Ketika Cinta Bertasbih` di rak buku. Belum sempat aku buka,ponselku berdering.Cepat-cepat aku buka. Pengirimnya Icha.Wah senang sekali aku.
"B0l3h-b0l3h 4j4.D3ng4n s14p4 n1h?",tulisnya.
Langsung aku jawab.Mumpung lagi gratis sms pake Mentari.
Jadi pulsa nggak masalah.
"Aq 412.Teman2 panggil aq pendekar.Tapi kalo mau tau lebih banyak,aq punya weblog yang agak malu2in.Ini nih http://pendekar412.ebloggy.com, jangan di ketawain ya!"Ketika aku kirim,muncul tulisan di layar ponsel `Sending Failury.Retry?`
Aku klik `yes`.Selang beberapa detik,muncul lagi tulisan yang sama.Aku periksa pulsa di ponselku.Sisa Rp.2000.
Tapi aku coba lagi.Beberapa detik kemudian muncul laporan `Message delivered to Icha`.
"Yess!" Aku lompat-lompat kegirangan di kamar.Nggak ada yang liat,jadi nggak perlu malu.
"W0www,s3bu4h n4m4 yg m3n4rik.Aq s3n4ng s3k4l1.Tp aq ngg4k byk tau ttg int3rn3t.N4nt1 aq c0b4 k4l0 aq 4d4 wkt"
Betapa girang aku dapat balasan seperti itu.Ya,siapa tau nanti bisa berlanjut.Kan lumayan kalau bisa jadi pacarku, meskipun cuma lewat sms.Itung-itung buat penghilang stress kalau lagi kelamaan di laut.
"Maaf ya,skrg aq kerja dulu.Senang deh dpt kenalan seperti kamu.Kapan2 boleh nggak aku ngebel ke kamu? Oh iya, sampaikan salam perkenalan ini untuk Wati juga.Kamu temannya khan?"
Aku sedikit bohong.Padahal aku cuma mau buka puasa. Udah jam enam kurang beberapa menit.Tapi sebelum aku keluar kamar,ponselku menjerit lagi.Aku langsung membacanya.
"B0l3h 4j4,4s4l ngg4k j4d1 b3b4n.slmny4 4k4n aq smpk4n k3 W4t1.M3t krj y4!"
Hatiku semakin berbunga-bunga.Keyakinanku bahwa dia teman kuliah Wati semakin mantap.
Aku kembali ke ruang makan.Dengan bangga aku sampaikan semua ini ke Bob dan Jony.Sambil buka puasa aku cerita sesumbar bahwa aku dapat kenalan baru yang kayaknya menarik dan pasti bisa jadi pacarku.Teman-teman yang lain pada tertarik untuk mendengarnya.Ada Yoshi,ada Akh Iqbal.Mereka kayaknya antusias sekali mendengar ceritaku.Yang lain pada tertawa saja menanggapi gaya kocakku menyampaikan cerita ini.
Yoshi yang duduknya tidak jauh dariku,terima sms. Dari Wati,katanya.Sempat dia perlihatkan smsnya padaku.
"Kita liat saja,siapa yang jadian duluan",tantangku.
Karena dari jawaban yang aku dapatkan dari Icha terlalu menjanjikan.Sampai aku punya keyakinan,bahwa tak lama lagi,aku bisa sayang-sayangan lewat sms.
Besoknya,aku jalan-jalan ke kota Shimizu.Jam 8 malam aku baru kembali ke kapal.Buka puasanya di Mac Donald bareng teman-teman yang lain.Persis jam 8 malam,aku perkirakan di Malang jam 6,pas buka puasa,aku kirim lagi sms.
"Selamat berbuka puasa.Smoga amal ibadahnya diterima dan menjadikan kita sebagai hamba-Nya yang beruntung.Oh iya, kamu tinggal di mana n kuliah dimana?"
Sekedar untuk menunjukkan bahwa aku perhatian sekali ke dia.Dan untuk lebih meyakinkan aku bahwa dia betul-betul teman Wati yang tinggal di Malang.Sebagai tambahan aku kirim puisi setelah beberapa lama nggak dibalas.
"Ibarat angin hatiku hanya mampu mendesir.Hinggap di pucuk-pucuk dedaunan.Bisiki ranting pepohonan di rimba. Kala bibirku tak lagi sanggup ucapkan.Debar yang selalu mengganggu pulas tidurku".
Tapi selama beberapa jam aku pusing dibuatnya.Menunggu balasan yang tak kunjung tiba.Aku bingung.Apa ada yang salah dari sms yang aku kirim?.Aku nggak habis pikir. Atau,mungkin terlalu cepat aku kirim puisi yang mengisyaratkan bahwa aku ada hati ke dia.Aku rutuki kebodohanku yang terlalu serampangan dan nggak sabar sedikit menunggu waktu yang tepat buat menyampaikan apa yang aku rasakan.Akhirnya aku kirim sms susulan.
"Maaf ya,kalo ada kata2ku yang nggak berkenan.Tp tlg jawab dong!Jgn biarkan aq menunggu dgn tanpa kepastian. Apa ada yg slh?"
Beberapa menit kemudian,baru akau dapat balasan yang menjawab berbagai kata tanya yang memenuhi otakku.
"Maaf ya,baru ngebalas.Hpq tadi diservis.Trus dicas. Nggak marah kan?"
Ada yang lain dari jawaban yang kudapatkan kali ini.Dari cara nulisnya yang biasanya digabung antara huruf dan angka,kini nggak ada lagi.Tapi itu bukan masalah bagiku. Yang penting dia membalasnya.Cukup sudah.Teman-temanku pada ketawa ketika aku jingkrak-jingkrak mengekspresikan rasa senangnya hatiku dapat balasan.
"Nggak.Aq nggak marah koq.Aq nggak akan sanggup marah kepada gadis manis seperti kamu.Cuma aq bingung menunggu dgn rasa bersalah.Siapa tau ada kata2ku yg menyinggung"
"Wow,bagaimana bisa tau kalau aq manis?Jadi besar kepala deh aq dibilang manis".
Aku jawab aja,"Itu cuma `feeling`ku aja.Tapi percayalah, `feeling` orang beriman itu jarang salah.Aq yakin koq,kamu pasti manis".
Aku nulis aja begitu.Aku yakin nggak salah ngomong. Memang benar,firasat orang beriman itu selalu benar,tapi aku khan nggak bilang kalau aku tuh orang yang alim sekali.
"Kamu nggak marah khan,aq kirim puisi spt itu?"
"Nggak koq.Malah aq suka puisinya.Bagus banget.Boleh dong aq belajar bikin puisi dari 412?".
Senang sekali aku mendapat jawaban seperti itu.Aku pikir,dia sehobby dengan aku.Sama-sama suka puisi.Klop sudah.Berarti gampang sekali mengungkapkan perasaanku. Cukup dengan melalui puisi,dia pasti akan mengerti.Sebagai jawaban,aku ingatkan kembali alamat weblog yang pernah aku kirim ke dia.Bahwa kalau memang di a suka puisi,liat aja di weblogku itu.
Tapi lama lagi nggak ada jawaban.Yoshy yang melihatku menuggu sms sambil nonton tv,tertawa sambil berlalu ke kamarnya.Sebelum menghilang di balik pintu,sempat dia bilang,"Gampang sekali kamu jatuh cinta,cowok".
Aku pikir udah tengah malam.Aku mulai ngetik lagi.
"Icha sayang,udah tengah malam.Nanti lagi dilanjut ya. Smoga kita bisa tetap bersahabat.And,selamat bobo. Semoga mimpi indah".
"Ya,terima kasih.Aq pikir nggak ada salahnya juga punya sahabat spt 412.Ada tempat brbagi.Selamat tidur ya!"
"Ok.Tapi masih ada pertanyaan aq nggak kamu jawab.Kamu tinggal di mana and kuliah di mana?"
Itu sms terakhir yang aku kirim dan nggak dapat jawaban.Aku pikir,dia pasti udah terlena dengan mimpi-mimpinya.Selamat mimpi indah sayang,semoga kita bertemu dalam mimpi,batinku sambil menyunggingkan senyum termanis di bibirku.
Besoknya pagi-pagi sekali aku sms lagi.
"Met pag,Icha sayang!Aq hadir lagi dgn beribu makna puisi di pagimu yang indah.Puisi yang terlahir dari kerinduan akan celotehmu"
Nggak ada jawaban.
Aku kerja seperti biasa di ruang mesin.Harap-harap ada jawabannya pada jam istrahat nanti.Tapi,lagi-lagi aku kecewa karena ketika kuperiksa di ponselku nggak ada pesan yang masuk.Aku pusing lagi.Apa hpnya di servis lagi?Atau low bat lagi?Atau nggak ada pulsa?Berbagai pertanyaan muncul lagi di kepalaku.Andaikan aku bisa kirim pulsa ke dia,pasti aku kirim.Supaya dia tau,aku berharap sekali dapat jawaban.
Pada saat jam istrahat makan siang bagi yang beragama kristen-nggak puasa,aku duduk-duduk di ruang makan dengan teman-teman yang lain.Ada Yoshi,Akh Iqbal dan yang lainnya. Ponsel di tanganku nggak pernah lepas.
|
|